SOPIYAN SUBING AJAK SUKU DAN ETNIS MENJADI DESAINER DAN ARSITEK PEMBANGUNAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

  • Whatsapp

Media-online.co.id -Lampung Timur. Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang besar karena memiliki lebih kurang 300 etnik dan 1.340 Suku yang ini menempat Indonesia sebagai negara dengan etnik dan suku terbesar ke 3 di dunia. Kesepakatan Suku dan etnik inilah yang kemudian menjadi.perintis atau cikal bakal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tekad suku dan etnik tersebut dideklarasikan dalam acara Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yang 17 tahun kemudian pada 17 Agustus 1945 Bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya.

Kabupaten Lampung Timur berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Timur dan Kotamadya Daerah Tingkat II Metro, diresmikan pada tanggal 27 April 1999,memiliki luas wilayah 5.325,03 km² dan berpenduduk sebesar 1.044.320 jiwa. Kabupaten ini memiliki semboyan “Bumei Tuwah Bepadan sangat kaya dengan Budaya dan kearifan lokal.

Kabupaten Lampung Timur kaya akan warisan Budaya, dalam Suku Lampungnya sendiri Lampung Timur lebih kaya dibandingkan dengan Kabupaten lain karena kalau daerah lain mengenal Pengelompokan Masyarakat adat Lampung kedalam dua kelompok yaitu Sai Batin dan Pepadun dengan dua ciri khas utama yang menonjol yaitu bentuk Siger (mahkota).perempuan yang berlekuk 7 untuk Saibatin dan Lekuk 9 untuk Pepadun tapi di Lampung Timur selain 2 bentuk siger tersebut ada Siger Lekuk 5 yang dikenakan masyarakat adat Sekampung Limo Migo, Siger Lekuk 7 Keratuan Melinting yang bentuknya beda dengan Siger Lekuk 7 Sai Batin, bahkan Siger Pria di Keratuan Melinting memiliki kekhasan tersendiri.

“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh suku dan etnis di Lampung Timur untuk menjadi desianer atau arsitek bagi pembangunan Kabupaten Lampung Timur yang berkarakter, menjaga keaneragaman Indonesia dan untuk mewaujudkan Lampung Timur Berjaya. Saya yakin Lampung khususnya Lampung Timur memiliki nilai unggul atau kekhasan tersendiri jika dibandingkan dengan propinsi lainnya, diantaranya adalah jika orang ingin melihat “berindonesia” kalau tidak bisa dikatakan paling sempurna ya setidaknya paling nyaman di Indonesia, salah satunya adalah dalam berbahasa, di Lampung inilah orang sangat nyaman menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah mana saja, kalau masuk daerah lain maka kita harus faham dulu minimal sedikit bahasa setempat, kadang berdialog menggunakan bahasa Indonesiapun tak nyaman”. Tutur Sopiyan Subing yang ditemui dikediamannya.

 

Hal ini disampaikan Sopiyan Subing saat ditemui dikediamannya sesaat setelah mengikuti acara audiensi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).Lampung Timur dengan Wakil Bupati Lampung Timur Hi. Azwar Hadi, SE, M.Si di ruang kerja Wakil Bupati.

Audiensi yang berlangsung dari Pukul 10.00 sampai 12.00.WIB tanggal 05 Juli 2021 diikuti oleh Sopiyan Subing gelar Ratu Perwira yang merupakan Ketua FPK Lampung Timur, didampingi oleh Robet Sitanggang dan Abdul Malik Batu Bara dari Suku Batak, dr. Febriswan suku Minang, Supardi dari suku Jawa, Bahrun Usman dari Suku Lampung dan Kusnan dari Suku Sunda yang merupakan Pengurus FPK Kabupaten sementara Wakil Bupati Lampung Timur Hi. Azwar Hadi, SE, M.Si yang didampingi oleh Drs. Syahmin Saleh, MM dan Rifian Hadi, S.Pd, M.Pd sekretaris Kesbangpol Lampung Timur.

“Saya optimis Bupati Lampung Timur dan Wakilnya dapat mewujudkan Lampung Timur Berjaya karena dalam audiensi tersebut Wakil Bupati Lampung Timur menyampaikan atas nama pemerintah daerah akan membuka pintu seluas-luasnya terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Lampung Timur, nah disinilah kunci keberhasilan pembangunan di era otonomi daerah karena ruhnya otonomi daerah itu adalah peran serta masyarakat maka musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) melalui penjaringan aspirasi rakyat atau yang lebih dikenal dengan jaring Asmara”. Jelas Sopiyan Subing

Lebih lanjut Sopiyan Subing menyampaikan bahwa Wakil Bupati Lampung Timur menyampaikan agar FPK segera menuntaskan hal-hal teknis dan admin. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *